Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 1 Februari 2026, di kediaman almarhum, Jalan Lumbu Tengah IV E, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Sejak pagi, panitia menyambut ratusan jamaah yang datang dari berbagai daerah dengan suasana penuh kekeluargaan.
Bahkan, jamaah hadir dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatera sebagai wujud kecintaan terhadap majelis dan almarhum.
Selanjutnya, panitia membuka acara melalui pembacaan ayat suci Al Quran yang menggugah kekhusyukan jamaah.
Kemudian, jamaah melantunkan tahlil, dzikir, dan shalawat sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Melalui kegiatan ini, Majelis Nurul Hikmah menghormati jasa KH Urip Marsito sebagai ulama kharismatik dan pembimbing umat.
Selain itu, jamaah memaknai Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah shalat.
Pimpinan Majelis Nurul Hikmah, Raya Rizkan, S.M., menyampaikan tausiyah tentang makna penting Isra Mi’raj.
Ia menegaskan peristiwa Isra Mi’raj melahirkan perintah shalat lima waktu sebagai tiang utama agama Islam.
Menurutnya, shalat membentuk fondasi akhlak, disiplin, dan kekuatan spiritual umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, ia mengajak jamaah menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai dorongan perubahan sikap dan perilaku.
Dalam kesempatan yang sama, jamaah mendoakan almarhum KH Urip Marsito yang aktif membina dakwah lintas daerah.
Raya Rizkan menilai almarhum konsisten menanamkan nilai keislaman melalui pembinaan majelis dzikir Al-Hikmah.
Sementara itu, panitia menguatkan kepedulian sosial melalui penyaluran santunan kepada warga sekitar.
Panitia menyalurkan santunan kepada 12 anak yatim piatu serta 15 janda dan dhuafa di lingkungan Rawalumbu.
Tahun ini, panitia mengusung tema “Menghidupkan Shalat, Menguatkan Iman, dan Menyempurnakan Takwa.”
Akhirnya, jamaah menutup acara dengan doa bersama untuk persatuan umat, keselamatan bangsa, dan keberkahan Indonesia..**shm
